Meningkatkan deteksi kejahatan internasional di Indonesia merupakan langkah yang sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di negara ini. Dengan semakin kompleksnya dunia global saat ini, berbagai bentuk kejahatan internasional seperti perdagangan manusia, narkotika, dan terorisme semakin sulit untuk diidentifikasi dan diatasi.
Menurut Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, “Deteksi kejahatan internasional menjadi tantangan besar bagi aparat kepolisian Indonesia. Namun, dengan kerjasama yang kuat antar lembaga penegak hukum dan negara lain, kita dapat meningkatkan efektivitas dalam mengatasi kejahatan tersebut.”
Salah satu cara untuk meningkatkan deteksi kejahatan internasional adalah dengan memperkuat kerjasama antar lembaga penegak hukum, baik di tingkat nasional maupun internasional. Hal ini sejalan dengan pendapat Profesor Keamanan Internasional dari Universitas Indonesia, Dr. Agus Widjojo, yang menyatakan bahwa “Kerjasama lintas negara sangat penting dalam menghadapi kejahatan internasional, karena kejahatan tersebut tidak mengenal batas negara.”
Selain itu, penggunaan teknologi dan analisis data juga dapat menjadi alat yang efektif dalam mendeteksi kejahatan internasional. Menurut Ahli Kriminologi dari Universitas Padjajaran, Dr. Ani Suryani, “Dengan memanfaatkan teknologi canggih seperti big data dan artificial intelligence, kita dapat mengidentifikasi pola-pola kejahatan internasional dengan lebih cepat dan akurat.”
Tentu saja, upaya meningkatkan deteksi kejahatan internasional tidak akan berhasil tanpa dukungan penuh dari masyarakat. Masyarakat juga perlu dilibatkan dalam memberikan informasi dan laporan jika mengetahui adanya kejahatan internasional yang terjadi di sekitar mereka.
Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan deteksi kejahatan internasional di Indonesia dapat semakin ditingkatkan dan memberikan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat. Sebagaimana yang diungkapkan oleh Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, “Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Indonesia, termasuk dalam mendeteksi dan mengatasi kejahatan internasional.”
