Polisi memegang peranan yang sangat penting dalam penyidikan kasus kekerasan seksual. Mereka bertanggung jawab untuk mengumpulkan bukti-bukti yang diperlukan untuk menuntut pelaku kekerasan seksual. Tidak hanya itu, polisi juga harus memberikan perlindungan kepada korban agar merasa aman selama proses penyidikan berlangsung.
Menurut Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, “Peran polisi dalam penanganan kasus kekerasan seksual sangatlah penting. Mereka harus bekerja dengan cepat dan profesional untuk menyelesaikan kasus tersebut.”
Ada beberapa langkah yang harus dilakukan oleh polisi dalam penyidikan kasus kekerasan seksual. Pertama-tama, polisi harus mendengarkan dengan seksama kisah korban dan mencatat semua informasi yang diberikan. Hal ini penting untuk membantu polisi dalam mengumpulkan bukti-bukti yang cukup untuk menuntut pelaku.
Selain itu, polisi juga harus bekerja sama dengan para ahli forensik untuk mengumpulkan bukti-bukti fisik yang dapat digunakan dalam persidangan. Menurut Dr. Indriyanto Seno Adji, seorang pakar forensik dari Universitas Indonesia, “Bukti-bukti forensik sangat penting dalam kasus kekerasan seksual karena dapat membantu membuktikan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh pelaku.”
Polisi juga harus memberikan dukungan psikologis kepada korban selama proses penyidikan berlangsung. Menurut Yohana Yembise, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, “Korban kekerasan seksual perlu mendapatkan dukungan psikologis agar dapat pulih dari trauma yang mereka alami.”
Dengan melakukan langkah-langkah tersebut, diharapkan polisi dapat memberikan keadilan bagi korban kekerasan seksual dan mencegah terjadinya kasus serupa di masa mendatang. Peran polisi dalam penyidikan kasus kekerasan seksual sangatlah penting dan harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan profesionalisme.
