Peran alat bukti dalam proses penyidikan kasus kriminal sangatlah penting untuk memastikan keadilan tercapai. Alat bukti menjadi landasan utama bagi penyidik dalam memperoleh informasi yang akurat dan valid mengenai suatu kasus. Tanpa alat bukti yang kuat, bisa jadi kasus kriminal tidak dapat terungkap dengan baik.
Menurut Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, alat bukti merupakan salah satu unsur yang sangat vital dalam proses penyidikan. Beliau menyatakan bahwa “Tanpa alat bukti yang kuat, sulit bagi penyidik untuk memastikan kebenaran suatu kasus kriminal.”
Dalam penelitian yang dilakukan oleh Prof. Dr. Soedjono, seorang pakar hukum pidana, disebutkan bahwa alat bukti dapat berupa barang bukti fisik, keterangan saksi, dan data elektronik. Semua jenis alat bukti tersebut memiliki peranan yang sama pentingnya dalam membantu penyidik dalam mengungkap kasus kriminal.
Namun, perlu diingat bahwa alat bukti juga harus diperoleh dengan cara yang sah dan tidak melanggar hak asasi manusia. Sebagaimana disampaikan oleh Prof. Dr. Yenti Garnasih, seorang ahli hukum pidana, “Penyidik harus memastikan bahwa alat bukti yang diperoleh telah sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku agar tidak terjadi pelanggaran hak asasi manusia.”
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peran alat bukti dalam proses penyidikan kasus kriminal sangatlah vital dan harus diperhatikan dengan seksama oleh penyidik. Dengan adanya alat bukti yang kuat dan sah, diharapkan kasus kriminal dapat terungkap dengan baik dan keadilan dapat terwujud.
