Tahapan Penyidikan Polisi: Dari Pengumpulan Bukti hingga Penetapan Tersangka


Tahapan penyidikan polisi adalah proses yang sangat penting dalam menangani kasus kriminal. Dari pengumpulan bukti hingga penetapan tersangka, setiap langkah harus dilakukan dengan cermat dan teliti. Menurut Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, tahapan penyidikan polisi merupakan fondasi utama dalam menegakkan hukum dan keadilan.

Pertama-tama, tahapan penyidikan polisi dimulai dengan pengumpulan bukti. Bukti-bukti ini dapat berupa barang bukti fisik, keterangan saksi, dan rekaman CCTV. Menurut pakar hukum pidana, Prof. Dr. Indriyanto Seno Adji, pengumpulan bukti harus dilakukan secara objektif dan tidak berpihak agar proses penyidikan berjalan dengan lancar.

Setelah bukti-bukti terkumpul, polisi kemudian melakukan pemeriksaan terhadap para saksi dan tersangka potensial. Tahapan ini merupakan proses yang memakan waktu dan harus dilakukan dengan hati-hati. Menurut mantan Kepala Bareskrim Polri, Komjen Pol. (Purn.) Budi Waseso, pemeriksaan saksi yang tidak tepat dapat berdampak buruk pada proses penyidikan.

Setelah semua bukti dan keterangan terkumpul, polisi akan melakukan analisis untuk menentukan apakah tersangka telah terbukti melakukan tindak pidana. Proses ini disebut penetapan tersangka. Menurut Kombes Pol. Yusri Yunus, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, penetapan tersangka harus didasarkan pada bukti-bukti yang kuat dan tidak boleh sembarangan.

Dalam proses penetapan tersangka, polisi harus menjaga asas praduga tak bersalah. Menurut pakar hukum pidana, Prof. Dr. Yohanes Surya, penetapan tersangka harus didasarkan pada bukti yang sah dan kuat agar tidak terjadi kesalahan dalam menentukan siapa yang bertanggung jawab atas suatu tindak pidana.

Secara keseluruhan, tahapan penyidikan polisi dari pengumpulan bukti hingga penetapan tersangka adalah proses yang kompleks dan memerlukan kerja sama antara aparat penegak hukum, ahli forensik, dan masyarakat. Dengan menjalankan tahapan penyidikan dengan benar, diharapkan kasus kriminal dapat diselesaikan dengan adil dan transparan.