Penyidikan lanjutan merupakan strategi efektif dalam menangani kasus kriminal yang kompleks dan memerlukan pendekatan yang lebih mendalam. Dalam proses penyidikan lanjutan, penyidik akan melakukan langkah-langkah tambahan untuk mengumpulkan bukti-bukti yang diperlukan guna memperkuat kasus yang sedang ditangani.
Menurut Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, penyidikan lanjutan adalah bagian yang sangat penting dalam penegakan hukum. Beliau juga menekankan pentingnya kerja sama antara kepolisian dengan instansi terkait dalam menangani kasus kriminal yang rumit.
Dalam wawancara dengan pakar hukum pidana, Prof. Dr. Janedjri M Gaffar, beliau menyatakan bahwa penyidikan lanjutan membutuhkan strategi yang matang dan terencana. “Penyidikan lanjutan tidak hanya melibatkan proses pengumpulan bukti, tetapi juga analisis yang mendalam untuk memahami kasus secara menyeluruh,” ujar Prof. Janedjri.
Salah satu strategi efektif dalam penyidikan lanjutan adalah penggunaan teknologi forensik. Dengan bantuan teknologi forensik, penyidik dapat mengungkap bukti-bukti digital yang mungkin tidak terlihat secara kasat mata. Hal ini juga dapat mempercepat proses penyidikan dan memperkuat bukti-bukti yang ada.
Selain itu, kerja sama antar lembaga penegak hukum juga merupakan kunci dalam kesuksesan penyidikan lanjutan. Dalam kasus yang melibatkan jaringan kriminal yang kompleks, kerja sama antar lembaga penegak hukum seperti kepolisian, kejaksaan, dan BNN sangat diperlukan untuk mengungkap kasus secara menyeluruh.
Dengan menerapkan strategi efektif dalam penyidikan lanjutan, diharapkan kasus-kasus kriminal yang sulit dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat. Sehingga, masyarakat dapat merasa aman dan percaya bahwa hukum benar-benar ditegakkan untuk keadilan bersama.
