Peran teknologi dalam penyidikan kriminal modern semakin menjadi kunci utama dalam menangkap pelaku kejahatan. Dengan adanya kemajuan teknologi, para penegak hukum dapat memanfaatkannya untuk mengumpulkan bukti dan informasi yang diperlukan dalam proses penyelidikan suatu kasus kriminal.
Menurut Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, teknologi telah membantu dalam mempercepat proses penyidikan kriminal. “Dengan adanya teknologi, kita dapat dengan cepat melacak jejak digital pelaku kejahatan, sehingga proses penyidikan bisa dilakukan secara lebih efisien,” ujarnya.
Salah satu teknologi yang banyak dimanfaatkan dalam penyidikan kriminal modern adalah analisis DNA. DNA dapat digunakan sebagai bukti yang sangat kuat dalam mengaitkan pelaku dengan tempat kejadian perkara. Menurut Dr. Budi Sampurna, pakar kriminal forensik dari Universitas Indonesia, “Analisis DNA sangat membantu dalam mengungkap kasus-kasus kriminal yang sulit dipecahkan secara konvensional.”
Selain analisis DNA, teknologi CCTV juga memainkan peran penting dalam penyidikan kriminal modern. Dengan adanya kamera pengawas di berbagai tempat, para penyidik dapat melacak gerak-gerik pelaku kejahatan dan mendapatkan rekaman video sebagai bukti yang kuat dalam pengadilan.
Namun, peran teknologi dalam penyidikan kriminal modern juga menimbulkan tantangan tersendiri. Menurut Prof. Dr. Soedarmadji, ahli hukum pidana dari Universitas Gadjah Mada, “Terkadang bukti digital yang diperoleh dari teknologi dapat dipertanyakan keasliannya dalam pengadilan, sehingga diperlukan kehati-hatian dalam penggunaannya.”
Meskipun demikian, tidak dapat dipungkiri bahwa teknologi telah membawa dampak positif dalam upaya penegakan hukum. Dengan terus mengembangkan dan memanfaatkan teknologi secara bijaksana, diharapkan proses penyidikan kriminal modern dapat semakin efektif dan efisien.
